Langkah Memilih ( Membeli ) Motherboard




1. Tentukan tujaun anda merakit komputer atau PC
Hal terpenting adalah tujuan penggunaan dari komputer yang akan kita rakit. Dengan melihat tujuan penggunaannya maka kita akan memilih motherboard dengan spesifikasi yang pas dengan kebutuhan. Jadi tidak akan ada spesifikasi yang sia-sia. Sesuai dengan harganya Motherboard dibagi menjadi 3 segmen, yaitu : Value (terjangkau), Mainstream (menengah) & High End (kelas atas). Apabila hanya digunakan untuk keperluan standar/administrasi sebaiknya gunakan tipe Value, jika untuk pemakaian home-entertainment bisa menggunakan mainstream dan seterusnya.
2. Sesuaikan motherboard dengan casing yang akan digunakan
Motherboard memiliki dua ukuran, yang disebut ATX dan Micro-ATX. Ini mengacu pada chassis (casing / CPU) yang digunakan. ATX berukuran standar (Tower PC), sedangkan Micro-ATX berukuran lebih kecil (Mini Tower PC). Umumnya Motherboard Value menggunakan form-design Micro-ATX.
3. Pilihlah chipset yang tepat.

Chipset yang tepat masksudnya dalah chipset yang tepat guna. Chipset merupakan “jantung” dari Motherboard, dan sangat menentukan spesifikasi dari Motherboard yang digunakan. Motherboard terbaik selalu menggunakan chipset terbaik pula. Produsen chipset yang umum di Indonesia antara lain : Intel, VIA dan SiS.
4. Sesuaikan Motherboar Dengan Processor
Nah ini yang paling penting. Jangan sampai anda membeli motherboard yang tidak mendukung processor yang akan kita beli. Setiap processor memiliki pin atau kaki processor yang berbeda-beda, jadi harus hati-hati saat memilih motherboard. Solusi terbaik adalah beli motherboard bersama dengan membeli processor, jadi toko penjual bisa menyesuaikannya langsung.
5. Perhatikan Fitur Motherboard
Fitur-fitur yang diusung oleh motherboar berbeda-beda. Misalnya ada motherboard yang sudah memiliki VGA Card dan ada yang belum. Kalau kita tidak ingin membeli periperal lain atau peripheral tambahan, maka kita harus memastikan, bahwa motherboard yang kita pilih harus memiliki fasilitas onboard seperti: Grafics Integrated (VGA Card), Audio System, LAN, USB, dsb. Dengan adanya fasilitas ini, maka kita bisa berhemat karena bisa langsung digunakan tanpa harus menambah lagi peripheral lain.
6. Pastikan Memilih Motherboard yang Bergaransi
Garansi sangat penting untuk menjamin apabila suatu waktu PC kita mengalami masalah (trouble), sehingga kita tidak perlu mengeluarkan biaya untuk perbaikannya. Carilah merek yang betul-betul memiliki garansi riil dan dapat dipercaya. Saat ini rata-rata Motherboard memiliki garansi 1 – 3 tahun.
7. Kelengkapan Motherboard.
Pada saat  kita membeli motherboard pastikan semua kelengkapannya ada. Kelengkapan apa saja yang harus dimiliki motherboard??? Inilah beberapa kelengkapan pada motherboard yang baru kita beli (bukan second) CD Driver, Buku Manual (Guide Book), Kabel ATA/SATA/Floppy dan Back-panel (berfungsi untuk pelapis bagian belakang casing sebagai tempat konektor). Item diatas minimal harus ada, karena kita tidak dapat merakit PC tanpanya.
Demikian Tips Memilih Motherboard Untuk Komputer dari blog ilmu komputer dan internet pemula. Semoga bisa membantu anda yang berencana akan membeli motherboard untuk merakit komputer sendiri.

Read Users' Comments (0)

0 Response to "Langkah Memilih ( Membeli ) Motherboard"

Posting Komentar